Kumpulan berita, kegiatan, dan informasi terkini OPD.
Total Berita
118
Menampilkan 82–90 dari 118 berita
Berikut Syarat dan Ketentuannya
Baca Selengkapnya
Nama-Nama Pemenang Lomba Perpustakaan
Baca Selengkapnya
Manggar - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Perpustakaan setempat mengupayakan pengimplementasian Pelayanan Administrasi Pemerintahan berbasis elektronik, salah satunya di Bidang Kearsipan melalui pemanfaatan Aplikasi Sistem Kearsipan Berbasis Elektronik yang dinamakan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Penerapan Aplikasi yang berlaku nasional tersebut terus dimasifkan oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur kepada seluruh OPD yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Belitung Timur Aplikasi Srikandi adalah instrumen pengelolaan arsip dinamis yang berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur, Mudiarsono menyampaikan bahwa, di Tahun 2021-2022 Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Perpustakaan setempat telah berlatih Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Program ini telah dilaunching oleh Kemenpan-RB dimana seluruh Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah diharapkan bisa menerapkan Srikandi di Tahun 2023."Srikandi bertujuan menciptakan kelancaran dalam persyaratan dan kearsipan secara elektronik yang efektif dalam penyelenggaraan pemerintahan. Aplikasi ini dapat memenuhi kebutuhan pembuatan surat menyurat dan arsip elektronik secara online secara integrasi serta terekam pada pusat data nasional," ucapnya. Disampaikan Mudiarsono dengan adanya aplikasi sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi ini mampu meningkatkan pemahaman kapasitas dan keterampilan aparatur sipil negara pada sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Melalui kearsipan berbasis digital dapat terekam dengan baik sehingga nantinya akan menjadi akuntabilitas dan memori kolektif bangsa dalam sistem pemerintahan berbasis elektronik." Sistem ini memiliki banyak manfaat karena sudah tidak lagi menggunakan kertas (paperless), tanda tangan sudah menggunakan elektronik, bisa diakses secara online, pemanfaatan aplikasi ini meningkatkan indeks kearsipan di masing-masing instansi," ungkapnya. Lanjut Yayan sapaan akrabnya menambahkan, aplikasi Srikandi dinilai oleh Arsip Nasional sebagai implementasi dari pengawasan kearsipan eksternal di masing - masing pemerintah daerah. Sehingga, dengan dilaksanakan sistem ini akan meningkatkan nilai SPBE. Adapun aplikasi Srikandi memilki beberapa fitur utama diantaranya, fitur penciptaan arsip yang meliputi pembuatan, pengiriman dan penerimaan naskah dinas secara elektronik antar instansi pemerintah, fitur pemeliharaan arsip untuk menjaga tetap autentik, utuh dan terpercaya. Di dalam aplikasi ini juga terdapat fitur penggunaan arsip oleh yang berhak, serta fitur penyusutan arsip yang meliputi pemindahan dan pemusnahan arsip. "Alhamdulilah Belitung Timur telah 100 persen, seluruh Perangkat Daerah telah menggunakan aplikasi Srikandi serta seluruh Pimpinan Perangkat Daerah dan pejabat Eselon 3 telah memperoleh tanda tangan elektronik. Kami berharap dukungan dari seluruh aparatur di Pemkab Belitung Timur untuk turut mengimplementasikan aplikasi Srikandi ini di Perangkat Daerah masing-masing secara masih sesuai dengan instruksi Bupati Belitung Timur. Sehingga dapat dikatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung Timur telah menuju ke era Paperless Melalui Sistem kearsipan dan surat menyurat digital yakni aplikasi Srikandi" pungkasnya.
Baca Selengkapnya
Manggar- Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur Mudiarsono, SE,.M.I.R., didampingi Kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur, Lukman Hakim,S.Sos., beserta Pustakawan Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur melakukan kunjungan ke SMP Negeri 4 Manggar dalam rangka penandatanganan MoU layanan pinjam pakai koleksi perpustakaan, Senin (10/04). Kepala Dinas Perpustakaan, Mudiarsono, SE.,M.I.R., pada kunjungan tersebut mengatakan “Dengan dilaksanakannya pinjam pakai koleksi ini dapat menambah jumlah koleksi dan keberagaman buku-buku yang ada diperpustakaan. Dari fasilitas dan penataan ruang serta berakreditasi “B”, Perpustakaan SMP Negeri 4 sudah sangat baik, hanya perlu melakukan banyak kegiatan diperpustakaan. Saat ini perpustakaan bukan hanya sebagai sumber literasi akan tetapi perpustakaan harus banyak berkegiatan yang melibatkan siswa-siswi ataupun masyarakat sekitar, seperti mengadakan pelatihan-pelatihan dan lain sebagainya. Terkait akreditasi perpustakaan yang sudah habis, nantinya dapat diajukan lagi dan dapat berkomunikasi langsung dengan rekan-rekan pustakawan di Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur. Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan, Lukman Hakim,S.Sos., menegaskan “Kegiatan ini untuk memberikan rangsangan kepada perpustakaan sekolah dalam mengembangkan dan meningkatkan literasi dengan mengaplikasikan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Buku-buku yang dipinjam pakai tentunya sudah sesuai kebutuhan, dan harapan kami dari buku-buku tersebut dapat sebagai media pembelajaran yang langsung dipraktekkan oleh siswa-siswi maupun melibatkan masyarakat sekitar seperti pembuatan pupuk kompos, masak-memasak dan lain sebagainya, sehingga peran perpustakaan dapat dirasakan langsung oleh siswa-siswi maupun masyarakat”,jelasnya. Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Manggar, Shintaria,S.Pd., mengungkapkan “Kami sangat berterimakasih atas terlaksananya kegiatan ini, Kedepannya kami akan mengembangkan perpustakaan terutama memotivasi siswa-siswi untuk membaca dan ada beberapa kegiatan yang sudah direncanakan seperti lomba-lomba dalam bulan Bahasa dan lain sebagainya tujuannya untuk mengaktifkan perpustakaan. Berkenaan dengan Akreditasi perpustakaan yang sudah habis akan kami tindaklanjuti dengan akreditasi ulang dan berusaha dengan maksimal memenuhi standar-standar yang ada pada instrument akreditasi. Sinergitas antara sekolah dan perpustakaan umum daerah harus terus ditingkatkan untuk saling mendukung, seperti kunjungan, pinjam pakai bahan bacaan dan lain sebagainya, nantinya kami juga akan melakukan kunjungan ke perpustakaan umum daerah dengan mengajak siswa-siswi SMP Negeri 4, diharapkan hasil kegiatan tersebut anak-anak dapat lebih dekat dengan perpustakaan”, ungkapnya. Kegiatan kunjungan tersebut ditutup dengan penyerahan buku oleh Kepala Dinas Perpustakaan kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 4 serta foto bersama.
Baca Selengkapnya
Dispus, Manggar- Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur Mudiarsono, SE,. MIR didampingi kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur, Lukman Hakim,S.Sos beserta rombongan mengunjungi perpustakaan sekolah yaitu perpustakaan SMP Negeri 1 Manggar dan MTS Negeri 1 Manggar dalam rangka penandatanganan MoU layanan pinjam pakai koleksi perpustakaan, Selasa (04/04). Layanan pinjam pakai koleksi perpustakaan merupakan salah satu program Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Belitung Timur yang sedang berjalan dan akan terus berlanjut. Untuk dapat berpartisipasi dalam program ini, sekolah, komunitas, perpustakaan desa, ataupun perpustakaan lain dapat mengajukan surat permohonan kerja sama atau pinjam pakai koleksi ke Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur. “Manfaat yang dirasakan langsung oleh sekolah adalah untuk melengkapi kekurangan koleksi yang memang dibutuhkan oleh pemakai/pemustaka yang ada disekolah terutama siswa-siswa di sekolah kami”. Ujar Ibu Rahmawati, S.I.Pust. selaku kepala Perpustakaan SMP Negeri 1 Manggar. Sementara itu Kepala MTS Negeri 1, Drs. Suhardi Mengatakan, “ Kerjasama dengan pihak luar sekolah seperti ini memang diperlukan dalam rangka penilaian Perpustakaan, maupun Akreditasi Perpustakaan”,jelasnya. (HM)
Baca Selengkapnya
Rakor tindak lanjut hasil pengawasan arsip internal Kabupaten Belitung Timur tahun 2022 pada tanggal 20 s.d 24 Februari 2023 di DINAS Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur .Kadis Perpustakaan , Mudiarsono SE,MIR menyampaikan materi “Kebijakan Pengawasan Kearsipan Nasional Dalam Mendukung Penyelenggaraan Kearsipan Daerah". Danjutkan agenda Pembekalan Pengawasan Kearsipan tahun 2023 pada tanggal 13 dan 14 Maret 2023. Yayan, sapaan akrab kadis Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur menyatakan bahwa salah satu indikator tata kelola pemerintahan yang baik ditentukan dengan tata kelola pengarsipan yang baik.Negara hadir untuk mewujudkan tata kelola kearsipan modern.Guna mewujudkan budaya tertib arsip secara optimal dibutuhkan pengawasan kearsipan untuk mengawal dan mengawasi penyelenggaraan kearsipan. Program audit dan pengawasan kearsipan sebagai proses dalam menilai kesesuaian antara prinsip, kaidah, dan standar kearsipan dengan penyelenggaraan kearsipan. Pelaksanaan pengawasan kearsipan melalui tahapan-tahapan perencanaan program pengawasan kearsipan dan monitoring hasil pengawasan kearsipan. Di sela- sela acara disampaikan juga oleh Kabid Kearsipan, Maryono ,SAP bahwa Audit dilakukan supaya kita punya peta kondisi penyelenggaraan kearsipan. Dengan adanya audit, dapat memberi ruang bagi objek pengawasan untuk melakukan perubahan berdasarkan rekomendasi audit. Tujuan (pengawas kearsipan) bukan untuk menghukum, tapi bagaimana pencipta arsip melaksanakan pengelolaan arsip di lingkungan masing-masing secara prosedural dan sistemik. Pengawasan kearsipan merupakan kegiatan pengawasan terhadap objek pengawasan pengelolaan kearsipan di Perangkat Daerah, utamanya pengawasan arsip internal. Disampaikan juga oleh Arsiparis Ahli Muda ,Woro Hapsari Candra Dewi selaku koordinator acara menyampaikan bahwa Pengawasan internal dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur terhadap Perangkat Daerah (pencipta arsip) berkaitan dengan ketaatan terhadap PP & UU. Dalam pengelolaan Arsip Dinamis membutuhkan SDM, Sarana & Prasarana, dan sumber daya lain. Empat pilar pengelolaan arsip dinamis yang harus dilakukan Perangkat Daerah Yaitu Tata Naskah Dinas, Klasifikasi Arsip, JRA, Sistem Klasifikasi Keamanan. Penyebab pengelolaan arsip yang kurang baik berkaitan dengan adanya kualitas SDM, minimnya sarana & prasarana, dan lainnya (sumber daya lain). Adanya audit & pengawasan kearsipan dapat mewujudkan pengelolaan arsip dengan pengelolaan arsip lebih baik, tertibnya budaya tertib arsip yang berkesinambungan sesuai kaidah, prinsip, & standar kearsipan serta per UU. Supaya terwujud akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan & menjaga memori bangsa. Berkaitan dengan hasil audit terhadap pengelolaan arsip dinamis di Perangkat Daerah di Kabupaten Belitung Timur pada tahun 2023 akan ada perubahan penilaian sehingga Perangkat Daerah harus berbenah, karena pada tahun 2023 ini yang di audit bkan hanya kesisteman arsip saja tetapi juga berkaitan dengan penataan fisik arsip. Semakin besar anggaran, dan semakin banyak kegiatan/program, maka arsip yang tersedia harus semakin banyak yang disajikan/tersedia karena banyak arsip yang tercipta sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja. Sekdin Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur, Robby Yanuar meyayangkan dan masih cukup prihatin karena komitmen pimpinan Perangkat Daerah terhadap kearsipan masih rendah. Robby menyatakan bahwa Arsip sangat penting dalam pengamanan aset Institusi dan sebagai bahan pembuktian baik secara de facto maupun/ de jure. Arsip yang dikelola oleh Perangkat Daerah adalah arsip negara, oleh karena itu dalam pemusnahan arsip harus mendasarkan pada regulasi. Output tindak lanjut pengawasan arsip adalah melahirkan pengelolaan arsip baik secara fisik, isi informasi utuh dan terkoneksi secara online. Pengelolaan secara fisik dan elektronik perlu dilakukan secara komprehensif (kaffah). Pengelolaan arsip butuh komitmen dari pimpinan & konsistensi pelaksana. Tindak lanjut adalah perlu sinergi & sinkronisasi dalam pengelolaan arsip daalm tingkat teknis diantara perlunya bimtek-bimtek pemberkasan.
Baca Selengkapnya
Tim penilaian lomba perpustakaan yang terdiri dari Pustakawan dan Ketua Panitia Lomba beserta Anggotanya pada Dinas Perpustakaan Kabupaten Belitung Timur berkunjung ke Perpustakaan Melati SMP Negeri 1 Simpang Renggiang dan Perpustakaan Laskar Berehun Desa Aik Madu Kecamatan Simpang Renggiang untuk melakukan penilaian lomba perpustakaan, SD/MI, SMP/MTS dan Desa Tingkat Kabupaten Belitung Timur Kamis (02/03). Setelah menentukan 10 kategori nominasi Perpustakaan sekolah tingkat SD/MI dan SMP/MTS serta 6 Desa terbaik, tim penilai turun langsung untuk menilai dan menentukan pemenang lomba perpustakaan. Kegiatan penilaian berlangsung mulai Tanggal 2 Maret hingga 20 Maret 2023 dengan melakukan penilaian ke 2 sekolah perharinya dengan jadwal yang sudah ditentukan. Dalam hal penilaian ada beberapa indikator yang harus dicapai oleh perpustakaan yang dinilai, misalnya kelengkapan dokumen perpustakaan, fasilitas yang memadai, kegiatan-kegiatan perpustakaan, layanan dan lain sebagainya. Untuk menentukan juara lomba perpustakaan, tim melakukan penilaian secara Independen dan profesional tanpa intervensi dari pihak manapun, sesuai dengan capaian indikator dari instrumen yang sudah ditentukan oleh Perpusnas RI kepada masing-masing perpustakaan yang dinilai.
Baca Selengkapnya
Informasi lebih lengkap silahkan klik link berikut ini https://drive.google.com/file/d/1BBqYCp--mb_Iv5geHftP21l_c6IG-hCm/view?usp=share_link
Baca Selengkapnya